APA tho VoIP ITU ?
June 27, 2009
Sekilas tentang VoIP.
Memang, VoIP dalam bahasa ‘Bule’ nya adalah : Voice Over Internet Protokol. Tapi apa sih sebenernya VoiP itu?.
Pada kesempatan ini, sekilas saya akan mengulas secara singkat tentang VoiP sesuai dengan kemampuan dan Pengalaman saya yang masih sangat terbatas. (Maaf dan harap maklum ya, masih amateur dan masih harus banyak belajar terus nih, kejar setoran, hehe.)
Pengertian Paling mudah menurut saya VoIP adalah : suara (segala suara, dalam hal ini paling utama adalah suara orang-manusia) yang dilewatkan melalui Jaringan Data (baik LAN maupun Internet).
Jika ingin mempraktekkan lebih lanjut tentang VoIP, mula – mula kita sediakan Microphone yang terhubung dengan Soundcard yang ada pada PC/Leptop maupun Netbook yang ada. Nah, dengan Microphone ini-Lah suara analog kita yang terdengar dengan bantuan gelombang udara akan ditangkap dan dirubah dari getaran – getaran suara ‘biasa’ menjadi sinyal listrik (digital).
Soundcard akan berguna sebagai encoder (penterjemah) ‘sinyal listrik’ tersebut, sehingga pada speaker yang anda miliki ataupun speaker yang dimiliki lawan bicara anda akan mengeluarkan suara – suara tersebut sesuai dengan yang anda ucapkan. Misalnya kita ucapkan : Helo Sayang.. maka dispeaker juga akan mengeluarkan suara yang sama, Helo Sayang… Hanya tinggal kualitas dari Soundcard, Microphone dan Speaker anda saja yang berpengaruh, disamping juga Processor dan RAM pada PC/Leptop/Netbook anda. Semakin bagus ya otomatis biasanya suara mendekati kesempurnaan.
Lalu apa hubungannya semua ini dengan VoIP?. Nah, hubungan utamanya adalah ketika kita ingin berkomunikasi dengan lawan bicara kita dan kebetulan lawan bicara kita tidak berada pada satu ruangan, tidak berada pada satu kantor, tidak berada disatu kota, bahkan tidak berada/tinggal disatu negara yang sama, tetapi masing – masing saling memiliki jaringan LAN dan Internet, maka peran Teknologi VoIP ini lah yang akan sangat membantu kita untuk berkomunikasi. Tentu saja komunikasi suara lho, bukan komunikasi Data alias imel – imelan atau sekedar chatting yang diwakili oleh huruf- huruf yang kita ketikkan melalui papan keyboard. Bagaimana caranya?
Ingat keluaran suara analog yang dirubah menjadi sinyal digital seperti yang sudah saya tuliskan sebelumnya?. Nah cara kerja tersebut Sama halnya dengan pola yang diterapkan di VoiP. Bagaimana kesamaan Polanya? Kesamaan polanya adalah pada optimalisasi penggunaan keluaran Sinyal – sinyal digital tersebut. (sinyal digitalisasi dari suara analog yang kita ucapkan melalui Microphone)
Pada Pola kerja VoIP, keluaran sinyal – sinyal digital tersebut dirubah lagi menjadi semacam paket – paket data (layaknya data – data computer seperti biasanya) yang kemudian data berupa sinyal digital tersebut dipancarkan dan dikirimkan melalui jaringan Data, baik LAN maupun Internet.
Tentu saja, di sisi penerima / lawan bicara yang memiliki jaringan LAN maupun Internet, akan menerima paket – paket data tersebut dan merubah kembali menjadi sinyal-sinyal digital suara tersebut lalu mengeluarkannya pada speaker.
Nah satu lagi yang penting, agar supaya data berisi trafik suara tersebut pasti terkirim dengan benar maka disinilah peranan IP.
Apa peranan dan Mengapa IP? IP atawa bahasa ‘bule-nya’ adalah internet Protocol, yang memang didesain untuk interkoneksi system komunikasi computer pada jaringan packet-switched. Pada jaringan TCP/IP, suatu terminal baik PC/Leptop/Netbook diidentifikasi dengan alamat IP. Tiap terminal tersebut selalu memiliki alamat yang Unik dan masing – masing berbeda satu sama lainnya. Kenapa harus berbeda? Karena untuk mencegah dan menghindari kesalahan transfer/pengiriman data.
Dengan demikian mudah-mudahan artikel yang sangat singkat dan sederhana ini dapat semakin memperjelas hubungan antara Vo (Voice) dan IP (Internet Protokol) pada teknologi VoIP. Jadi memang beralasan bahwa VoIP = Suara yang dilewatkan pada trafik data.
Sebagai tambahan, memang saat ini untuk melakukan VoIP tidak selalu digunakan PC/leptop/NetBook sebagai terminal utamanya. Banyak vendor – vendor yang menciptakan alat yang dapat digunakan untuk melakukan VoIP, misalnya IP Phones
(bentuk seperti telepon biasa-terdapat connector RJ 45 dan bisa disetup dengan mudah pengaturan IP nya),
ITG (Internet Telephony Gateway) – bentuknya mirip dengan SwitchHub, terdapat Connector RJ-45 dan RJ-11 (konektor yang digunakan layaknya telepon Biasa. Mudah dalam pengaturan IP Nya), disamping itu masih banyak lagi Alat- Alat VoIP yang lain. Misalnya IPPABX – PABX Convergence yang support dengan jaringan IP maupun jaringan PSTN (Telepon Analog biasa). (InsyaAllah Akan Saya Ulas Kemudian untuk artikel Pengembangan teknologi VoIP pada kesempatan berikutnya, harap sabar ya.. hehe)
Keuntungan pemakaian VoIP.
Hemat biaya percakapan, Hanya dengan membayar Beaya Bulanan Internet Service Provider (ISP) sekaligus mengoptimalisasi Jaringan Data terutama melewatkan traffic suara.
Selain Keuntungan tentu saja ada Kelemahan dari VoIP. Yang pernah terjadi adalah ‘Delay’ (Jeda)-timbulnya suara yang terputus – putus atau tidak jelas. Hal ini memang dikarenakan oleh Qos (Quality Of Service) dari Jaringan itu sendiri. Terutama Bagaimana cara kita mengatur bandwith, dan menjaga Bandwith agar tetap Stabil, Serta Jaringan LAN maupun Internet bebas dari serangan Virus.
Demikian kiranya para pembaca yang budiman, Ulasan sederhana dan singkat mengenai VoIP dari saya. Saya yakin bahwa ulasan ini masih jauh dari sempurna dan dibutuhkan selalu masukan – masukan sebagai pembanding dan penyempurnaan dari Artikel tentang Teknologi VoIP ini.
Akhir kata, atas perhatiannya diucapkan terimakasih.
Best Regards,
:: AdhY ::
Perkembangan Teknologi VoIP, Menggabungkan/mengawinkan Jaringan Data dengan mesin PABX? IP PABX – PABX Convergence?
June 27, 2009
Ulasan Singkat sebagai artikel ini merupakan, lanjutan dari sekilas tentang VoIP. Yang sudah saya sampaikan beberapa waktu yang lalu.
Pada Artikel kali ini, saya akan memberikan/ membagi – bagi ‘ilmu ‘ (tapi bukan ilmu silat atawa ilmu nujum lho..hehe..), yaitu berupa gambaran secara singkat mengenai optimalisasi Jaringan Data, tepatnya arah perkembangan teknologi VoIP tentang Penggabungan/Perkawinan Jaringan Data dengan Mesin PABX.
Apakah mungkin?
Untuk menjawab pertanyaan tertulis diatas, Ada baiknya jika kita bisa mengetahui terlebih dahulu tentang PABX.
Apa sih PABX itu?
PABX adalah Kependekan dari Private Automatic Brand Exchange yang artinya adalah : suatu alat switching (Penyambung sekaligus pemindah hubungan) secara otomatis yang dapat dimiliki secara private. PABX ini pada awalnya adalah alat komunikasi suara untuk menghubungkan suara (pembicaraan) orang-orang yang berada pada suatu area sehingga mudah untuk dihubungi.
Jenis PABX ini dikategorikan sebagai PABX yang konvensional, mengapa ? alasannya karena PABX konvensional, memang hanya mampu menyediakan layanan suara saja.
Jenis dan Produk PABX saat ini berkembang sejalan dengan perkembangan pesat yang terjadi di dunia data. Dahulu infrastruktur jaringan suara dan data terpisah, sehingga perlu 2 kompetensi (kemampuan dan perlakuan khusus) yang berbeda untuk mengaturnya. Saat ini infrastruktur tersebut menyatu yang dikenal dengan istilah “convergence”. Yakni Infrastruktur jaringan suara berusaha agar jaringannya dapat pula menyediakan layanan data, mempunyai interface ke infrastruktur data dan seterusnya. Dan Infrastruktur jaringan data berusaha agar jaringan data dapat pula menyediakan layanan suara.
Dengan demikian, Hal ini sangat berpengaruh terhadap perkembangan PABX. Maka muncullah generasi baru PABX yaitu ;
- Ø IP-PABX, merupakan suatu alat/mesin dengan infrastruktur jaringan data yang ditambahkan kemampuannya agar dapat menyediakan layanan suara di atas jaringan data (Murni optimalisasi jaringan Data – baik LAN, WAN atau Internet – Awal Mulanya memang Infrastruktur layanan Data)
- Ø IP Convergence PABX, merupakan suatu alat/mesin dengan infrastruktur jaringan suara yang ditambahkan kemampuannya agar dapat pula melayani trafik data, mempunyai interface ke infrastruktur data dan dapat dikembangkan kembali untuk melayani IP-PABX. (Awal Mulanya adalah Jaringan Suara biasa, namun Infrastrukturnya dapat dikembangkan untuk melayani jaringan Data dan hasil dari perkembangan layanan Data ini dipakai lagi sebagai penyedia Jaringan untuk IP PABX)
Jadi jelaslah terjawab bahwa ketika kita telah memiliki Jaringan Data yang baik, QoS nya memadai dan sesuai standar, maka sangat mungkin bagi kita untuk menggabungkan/ mengawinkan jaringan Data dengan PABX.
Demikian Ulasan sederhana dan singkat dari saya. Saya yakin bahwa ulasan ini masih jauh dari sempurna dan dibutuhkan selalu masukan – masukan sebagai pembanding dan penyempurnaan dari Artikel tentang perkembangan Teknologi VoIP untuk penggabungan/perkawinan jaringan Data dengan Mesin PABX, atas perhatiannya diucapkan terimakasih.
Best Regards,
:: AdhY ::
TUGAS MANDIRI UNTUK MHSWA-MHSWI TI -2 UNRIYO
Tugas Mandiri ini sebagai pengganti pertemuan Kuliah Secara Langsung (Teori pemrograman Dasar) pada Hari Selasa, 30 Maret 2010.
Jurusan : Teknik Informatika
Semester : II (Genap) , Th. Ajaran 2009/2010
MataKuliah : Pemrograman Dasar
Kelas : TI – 2 (Pagi)
Sifat : Tugas Kelompok (Maksimal 3 orang)
Petunjuk :
- Tulis Nama, NIM, E-mail pada lembar Jawaban.
- Tugas dikumpulkan dalam bentuk hardcopy paling lambat Minggu depan
- Lembar Jawaban maksimal 3 Halaman.
- Bahan dapat diperoleh melalui Buku yang berkaitan dengan MS-VB atau melalui Internet.
- Absensi hari ini tetap dilakukan, (Kamis Pagi akan dilakukan Chek) – Bobot Absensi 10%
Soal Tugas :
- Pada pertemuan kuliah secara langsung Teori Pemrograman Dasar pada minggu yang lalu telah di singgung mengenai GUI. Jelaskan Apa yang anda ketahui tentang GUI (jelaskan menurut anda dengan Jelas, boleh disertai gambar maupun contoh – contoh, -> lebih Details lebih bagus.)
- Apa yang anda ketahui tentang “Design Time Environtment” ?
- Pada Pemrograman dasar dengan Microsoft Visual Basic dikenal Istilah Variabel. (Cari tahu, apakah yang disebut dengan variabel!)
:: Selamat Mengerjakan ::
Fav Team FootBall
July 1, 2009
Intermilan
Sejarah Klub Internazionale Milano, atau yang biasa dikenal sebagai Inter Milan berdiri pada 9 Maret 1908. Klub ini merupakan pecahan dari AC Milan yang berusia sembilan tahun lebih tua. Latar belakang berdirinya klub ini adalah kegerahan atas dominasi pemain lokal di AC Milan. Sekelompok orang Italia dan Swiss (Giorgio Muggiani, Bossard, Lana, Bertoloni, De Olma, Enrico Hintermann, Arturo Hintermann, Carlo Hintermann, Pietro Dell’Oro, Hugo and Hans Rietmann, Voelkel, Maner, Wipf, dam Carlo Ardussi) pun akhirnya membentuk klub sendiri yang kemudian bernama Inter Milan. Sejak dibentuk, klub ini terbuka untuk semua pemain dari negara lain. Tahun kedua mengikuti kompetisi Serie A, Inter yang bermaterikan pemain asing dan Italia langsung menjadi kampiun. Inter juga sempat berganti nama menjadi Ambrosiana SS Milano selama era fasisme di Italia setelah bergabung dengan Milanese Unione Sportiva pada tahun 1928. Bahkan setahun kemudian presiden klub terpilih Oreste Simonotti mematenkan nama Inter menjadi AS Ambrosiana di tahun 1929. Meski demikian fans Inter tetap memanggil klub kesayangan mereka itu dengan panggilan yang sama seperti dulu dan pada akhirnya pada tahun 1931, presiden baru Inter Ferdinando Pozzani mengubahnya lagi menjadi AS Ambrosiana-Inter. Setelah akhir Perang Dunia II, nama tersebut dihapus dan kemudian diganti ke nama awal, Internazionale FC Milano dan dipertahankan hingga saat ini. Inter juga identik dengan warna hitam biru. Warna hitam mewakili gelapnya malam dan biru mengambarkan langit. Sempat terjadi perubahan saat Inter dimerger dengan Unione Sportiva Milanese di tahun 1928, yaitu kostum mereka berganti putih dengan tanda palang merah di bagian dada, namun setelah Perang Dunia II usia, Inter kembali ke warna awal mereka.
